Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Pelurusan Sejarah Manado

Gambar
Kita tahu bersama bahwa sejak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesai, telah terjadi banyak manipulasi sejarah perjuangan bangsa di bumi nusantara tercinta ini.  Simak peristiwa G-30 S/PKI dimana penguasa militer Soeharto yang didukung oleh lembaga Intelegen Amerika Serikat (CIA) melakukan kudeta berdarah atas beberapa pimpinan TNI dan pemerintahan Presiden Republik Indonesia Soekarno dengan memanfaatkan strategi adu-domba dan pembohongan publik.  Walaupun peluncuran buku terbaru dengan judul “Soekarno File” oleh Antonie C.A Dake membantah keterlibatan Soeharto dan CIA.   Namun penulis yakin  bahwa argumentasi  dan publikasi buku Dake  memiliki kepentingan untuk restorasi/menjaga  nama baik CIA dan pamor Amerika Serikat yang sudah rusak/tercoreng dimata masyarakat Indonesia karena keterlibatan mereka dalam peristiwa G-30 S/PKI.   Apapun komentar dan tanggapan orang, bisa saja berbeda-beda namun kebenaran suatu peristiwa atau sejarah haru...

Sekadar Ajakan Refleksi untuk Rekomitmen Peran Budaya dan Budayawan

Gambar
S yukur pada Tuhan karena perkenanNya sehingga kita bisa sama-sama pada hari yang berbahagia ini berbincang tentang kebudayaan — hal yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan masyarakat namun yang sangat sering tak mendapat perhatian serta perlakuan yang memadai dari masyarakat itu sendiri maupun pemerintah.  Saya pribadi sungguh merasa sangat berbahagia berada di tengah saudara-saudara, teman-teman seniman garda-depan (avant garde) dari daerah kita yang tercinta ini. Setelah untuk beberapa waktu yang lalu saya lebih dulu berkecimpung akrab dengan para seniman tradisional, maka berada di tengah Anda semua sekarang ini, di tengah para trend setter masyarakat, bagi saya tentu saja merupakan suatu kebutuhan. Kebutuhan untuk bergiat dalam seni budaya secara utuh dan sejati. Saya sering ditanya, “Mengapa kok saya seorang polisi mengurus kebudayaan?” Jawabannya ada dua. Pertama, justru karena saya selama lebih seperempat abad ini menekuni secara optimal profesi sa...

Makna ”Minahasa”

Gambar
Data yang tersedia menunjukan, sampai sejauh ini, belum ditemukan sumber lain yang dapat menjelaskan siapa orang pertama yang menggunakan nama Min(a)hasa. Nama min(a)hasa ini sendiri, untuk pertama kalinya ditemukan dalam berkas laporan yang diduat oleh bekas Residen Manado, J.D. Schierstein. Berkas laporan ini tertanggal 8 Oktober 1789 yang ditulisnya untuk Gubernur Alexander Cornabe yang kala itu berkedudukan di Maluku. Hanya dalam laporan  itu ditemukan “kata min(a)hasa” yang kini digunakan sebagai simbol kebudayaan dan wilayah-administratif  orang Minahasa. Bila kita bandingkan pemaknaan kata min[a]hasa antara orang Minahasa yang terlahir abad ke 17 dan ke 18, dengan generasi seputaran abad ke 20 dan  21, kutipan berikut dapat menunjukan bedannya: “Bersama ini saya mengambil kebebasan untuk melaporkan dengan hormat kepada Paduka Tuan, bahwa “minhasa” atau musyawarah para ukung pada tanggal 1 bulan ini, telah menyelesaikan pertikaian antara Bantik dan Tateli menu...

Pembentukan Jatidiri Masyarakat Sulut Melalui Aktualisasi Nilai-Nilai Luhur Budaya Daerah

Gambar
Seni budaya Daerah banyak mengandung nilai-nilai luhur, diantaranya kearifan-kearifan lokal yang sangat relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun dibalik keluhuran nilai itu, banyak pengalaman menunjukan bahwa perilaku hidup yang baik telah banyak dilupakan oleh pemiliknya. Akibatnya apabila terjadi sedikit gesekan, kita sudah saling membenci dan kehilangan kesetiakawanan. Situasi yang kurang tentram dan kurang nyaman menyelimuti kehidupan bermasyarakat dewasa ini salah satunya disebabkan oleh hilangnya kearifan hidup dan rasa saling menghormati satu sama lain. Situasi ini sementara kita rasakan bersama dibeberapa tempat di Indonesia baik konflik sosial maupun dalam peristiwa main hakim sendiri sehingga tindakan membunuh orang bukan lagi sesuatu yang luar biasa. Berbagai permasalahan, apakah itu bidang ekonomi, politik, hukum dan lain-lain yang telah meresahkan masyarakat diakibatkan oleh perbedaan antara harapan dan kenyataan / realita yang ada. U...

Ikrar Kesetiaan Membangun Karakter BANGSA

Gambar
Pergelaran / Pertunjukan Adat tidak saja sekedar refleksi budaya  masa lampau, tetapi dapat pula dipahami sebagai manifestasi kehidupan manusia masa kini. Dengan demikian maka, setiap aktivitas budaya termasuk pergelaran/pertunjukan upacara adat di watu Pinawetengan, watu Tumotowa, pergelaran seni dan pawai budaya setiap tanggal 7 Juli ini menjadi wahana pembelajaran sekaligus menjadi cerminan nilai yang dapat dimaknai dalam kehidupan manusia dari hari ke hari. Dalam kaitan dengan pemaknaan inilah kita bangun karakter Bangsa melalui pembentukan Jatidiri masyarakat Sulawesi Utara kedalam Bingkai Budaya MAESA-ESAAN, MESAWA-SAWANGAN, MALEO-LEOSAN.

Sekilas Yayasan Institut Seni Budaya Sulut

Gambar
7 Tahun sudah Yayasan Institut Seni Budaya Sulut (ISBSU) yang dulu dikenal sebagai Festival Seni Budaya Sulawesi Utara (FSBSU) telah berjalan dengan penuh dinamika, prestasi dan sensasi.  Dinamika sebab banyak hal yang tak terprogam dan tak terpikirkan tercetus bergulir sukses - yang mengundang decak kagum. Prestasi sebab banyak kegiatan maupun program festival YISBSU telah menoreh sejarah yang belum pernah terukir di bumi Nyiur Melambai. Sensasi, inilah festival yang melibatkan banyak orang dari berbagai lapisan kalangan tanpa memandang suku, agama dan status sosial.  ISBSU/FSBSU bergulir dengan landasan visi dan misi yang jelas; mengangkat derajat seni budaya ketataran yang semestinya dalam kerangka menuju masyarakat global yang berjatidiri lokal. Visi dan misi ini sangat pas dan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan jaman. ! Dalam perjalanan  YISBSU/ FSBSU menuai berbagai pujian (subyektif maupun obyektif, kalau saya setiap komentar pujian saya cerna dalam kacamat...

Kerukunan Modal Utama Sulut Membangun

Gambar
BEBERAPA daerah di Indonesia khususnya wilayah Indonesia Timur (Intim) tak lepas dari konflik horisontal antar warga atau biasa disebut kerusuhan. Bentrok antar warga yang 'berbau' pertentangan Suku, Agama dan Ras (SARA) tak jelas itu, begitu meremukkan semua sendi kehidupan masyarakat dalam satu daerah maupun dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Catatan hitam mengenai kerusahaan antar warga bisa dilihat sejak beberapa tahun kebelakang ini, seperti kerusuhan di Maluku, Ternate (Maluku Utara) dan Poso provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada medio 1998 silam. Tentunya konflik yang tak jelas akar permasalahannya itu, begitu merobek nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, dimana nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, serta cinta kasih sudah tak ada lagi, selain nafsu untuk saling membinasakan. Kabar terbaru, pada Selasa (12/05/12), Ambon untuk kesekian kalinya kembali digoyang konflik antar warga dalam p...

Musik Bambu Minahasa

Gambar
Musik BAMBU  Minahasa di mulai dari musik suling penthatonis lima lobang yang menjadi salahsatu alat musikdari ‘Musik Maoling ‘terdiri dari Kolintang gong ,tambur dan gong besar .Suling bambu kemukinan datang dari Ternate bersama Kolintang  gong (momongan) melalui perdagangan beras Minahasa sejak Jaman Portugis di Minahasa sampai jaman V.O.C. Belanda 1560 –1870 . Suling bambu lima nada terlihat pada gambar skestsa buku Ethnographische Miszelen Celebes . A.B. Meyer   ,O.Richter ,Dresden ,1902 . Tahun 1844 Zending Belanda berusaha menghapus alat musik gong di Minahasa dan menggantikannya dengan musik suling. Ketika Gubernemen Belanda  minta guru –guru Zending mengajar di sekolah Gubernemen, maka para guru  Zending mengajarkan lagu gerejani dengan solmisasi musik suling oktaf . Musik suling anak – anak sekolah dengan tiga suara di lihat oleh N. Graafland di Kawangkoan korps musik HINDIA BELANDA mengiringi pemberangkatan serdadu  Minahasa ke perang Jaw...

Musik Bia

Gambar
Musik Bia adalah salah satu musik tradisional yang hampir punah. Tak lain karena bahan baku alat musik ini, yakni lokan atau rumah kerang yang besar (penduduk setempat menyebutnya Bia) semakin langka diperoleh seiring perusakan ekologi yang menghancurkan habitat dari hewan pra sejarah ini. Itu pun masih ditambah dengan rumitnya pembuatan untuk menjadikannya sebagai alat musik yang dibutuhkan, rusak sedikit berarti terbuang sia-sia. Jenis musik aerophone (mengeluarkan bunyi dan iramanya bila dihembuskan udara) merupakan khas estetika musik masyarakat daerah pesisir. Seperti Likupang, Amurang, Tanawangko, Kema, dan pulau pulau di Sangihe, Sitaro dan Talaud. Namun bukan berarti masyarakat di pedalaman dan pegunungan tidak akrab dengan musik yang indah dan khas ini. Masyarakat di pedalaman Minahasa sejak lama menggunakan alat musik Bia yang disebut Pontuang dalam musik pengiring kerja mapalus, maupun sebagai alat komunikasi massa (untuk tanda bahaya). Lihat Video MUSIK BIA di ...

Musik Kolintang

Gambar
Kolintang Raksasa Minahasa telah didaftarkan di Guinness World Records oleh Dr. Benny J. Mamoto. Dengan ini mempertegas bahwa musik Kolintang milik bangsa Minahasa. Kolintang adalah nama alat dan sekaligus jenis musik. Rangkaian bilah kayu yang diketuk membentuk irama. Dalam khazanah dunia musik, ini disebut jenis musik xylophone. Sejarah musik kolintang dapat ditelusuri jauh hingga zaman awal leluhur orang Minahasa. Beberapa na’asaren atau kisah rakyat (folklore) yang sudah sangat tua menyebut peran alat musik terbuat dari kayu ini. Dikisahkan betapa suara musik kayu konon sanggup menghalau setan penguasa hutan yang sedang menawan seorang anak kecil. Legenda lain menuturkan, dalam musyawarah agung di Watu Pinawetengan, setiap pencanangan butir demi butir keputusan yang disepakati, selalu diiringi serangkaian ketukan musik kayu itu. Budayawan senior Alfred Sundah merekonstruksi sejumlah data untuk menyimpulkan bahwa para pembuat garam di pesisir pantai Minahasa zaman dulu — yang sering...

Tari Kabasaran (Cakalele)

Gambar
Kabasaran adalah tari perang. Mengangkat atau memuliakan perang ke dalam karya estetika, itu memberi gambaran tentang masyarakat itu sendiri. Itu ungkapan dari watak dan nilai-nilai budaya masyarakat. Ya, berperang memang diluhurkan sebagai krida sangat mulia bagi masyarakat yang gagah berani serta kokoh membela kebenaran dan keadilan. Dr. A.B.Meyer, seeorang peneliti sosio-budaya masyarakat Minahasa, dalam sebuah laporannya sampai menarik kesimpulan: Perang adalah bagian dalam format kebudayaan Minahasa lama! Seni Tari Kabasaran pun mengabadikan ritual yang di masa lampau memang dilaksanakan leluhur tou Minahasa setiap kali mereka hendak berperang. Tari Kabasaran sedemikian akrab dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Minahasa lama. Tarian keprajuritan ini menyemarakkan hampir semua upacara dalam daur hidup manusia. Mulai dari kelahiran, mengusir roh-roh jahat, perkawinan, hingga pemakaman orang mati. Demikian pula untuk penjemputan dan pengawalan secara adat bagi petinggi pemerintaha...

Tari Mahamba Bantik

Gambar
Tari Mahambak adalah salah satu seni tradisional Bantik — sebuah anak suku yang memiliki banyak kekhasan. Seni tari yang menjadi sarana pengungkapan perasaan komunal orang Bantik. Dengan terpencarnya mereka ke dalam sejumlah pusat pemukiman pemukiman — antaranya di Malalayang (arah tenggara dari Manado), Molas (di utara Manado), Ongkaw dan Boyong (di Minahasa Selatan) dan lain-lain — mereka amat saling merindu. Perjumpaan, persatuan dan kerukunan menjadi nilai-nilai yang sangat dirayakan serta dijunjung setingginya oleh orang Bantik dari generasi ke generasi. Nilai-nilai persatuan dan kerukunan itu tercermin sangat jelasnya dalam bait-bait syair yang dinyanyikan dalam Tari Mahambak. Syair-syair yang digubah para leluhur, yang karena di zaman dulu itu masih sangat terbatas sarana perhubungan dan apalagi telekomunikasi, sehingga mereka menghayati keterpencaran komunitas mereka sebagai masalah sangat besar, mencemaskan, membahayakan, dan amat menyedihkan. Arti harfiah mahambak ialah begem...

Tari Maengket

Gambar
Maengket adalah paduan dari sekaligus seni tari, musik dan nyanyi, serta seni sastra yang terukir dalam lirik lagu yang dilantunkan. Sejumlah pengamat kesenian bahkan melihat maengket sebagai satu bentuk khas sendratari berpadu opera. Apapun, maengket memang merupakan sebuah adikarya kebudayaan puncak yang tercipta melalui proses panjang penyempurnaan demi penyempurnaan. Maengket sudah ada di tanah Minahasa sejak rakyat Minahasa mengenal pertanian terutama menanam padi di ladang. Kalau dulu nenek moyang Minahasa, maengket hanya dimainkan pada waktu panen padi dengan gerakan-gerakan yang hanya sederhana, maka sekarang tarian maengket telah berkembang teristimewa bentuk dan tarinya tanpa meninggalkan keasliannya terutama syair/sastra lagunya. Maengket terdiri dari 3 babak, yaitu : - Maowey Kamberu - Marambak - Lalayaan. Maowey Kamberu adalah suatu tarian yang dibawakan pada acara pengucapan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, dimana hasil pertanian terutama tanaman padi yang berlipat gand...

FESTIVAL MALESUNG 2012

Gambar
Festival Kawanua Tkt. Nasional merupakan suatu kegiatan yang digagas oleh Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara untuk memperkenalkan potensi seni masyarakat Kawanua kepada masyarakat luas dimana potensi seni masyarakat Kawanua tidak kalah dengan potensi seni yang dimiliki masyarakat Indonesia lainnya. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin lima tahunan dalam artian merupakan agenda tetap Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara dalam rangka menunjang program pariwisata dan budaya. Untuk Tahun pertama yakni tahun 2007 kegiatan masih terpusat pada satu jenis seni yakni Tari maengket, namun untuk pelaksanaan kali kedua ini ada beberapa jenis kegiatan yang akan dilaksanakan serta melibatkan unsure seni dari luar seni Kawanua. Adapun tema yang akan diangkat kali ini adalah “ BUDAYA PEMERSATU BANGSA “ Inilah komitmen kami untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada sehingga generasi berikut tidak akan lupa tentang kekayaan nilai budaya yang ada di daerah tercinta i...

Informasi dan Galeri Minahasa

Untuk para pengunjung blog Maengket, mohon maaf karena blog ini lama tidak di update karena terhalang kesibukan sehari-hari. Untuk tambahan koleksi foto-foto galeri tentang Minahasa Anda bisa dapatkan informasi dan Galeri Minahasa di sini : www.cybersulutnews.com